Lomba Hafal Vocabullary Tingkat SMP dan SD

Oleh : Rindang Cahaya Kumala (1508107010023)

AWEY4332

Gambar 1.0. Pembagian Hadiah Kepada Pemenang

Bahasa Inggris adalah salah satu bahasa dunia yang banyak digunakan oleh negara-negara di dunia sebagai alat komunikasi. Orang akan mudah berkomunikasi dengan bangsa lain, apabila ia bisa dalam berbahasa Inggris. Hampir semua negara menganjurkan warganya untuk belajar Bahasa Inggris. Termasuk juga dengan Indonesia. Sejak dari SMP, bahkan dari SD sudah diperkenalkan Bahasa Inggris. Di sini membuktikan betapa pentingnya Bahasa Inggris bagi suatu bangsa.

Namun bahasa Inggris siswa di pedesaan sangatlah minim pemahaman akan fungsi dan manfaat bisa berbahasa Inggris. Mereka menganggap bahwa pendidikan Bahasa Inggris tidak ada gunanya  dan sangat sulit dipahami. Mereka juga menganggap bahwa berbahasa Inggris hanya digunakan saat berhadapan atau bertemu orang asing (Barat). Mereka belum paham kalau berbahasa Inggris sangat  digunakan di lingkungan pekerjaan dan pendidikan SMP, SMA dan perguruan tinggi. Bahkan, bila ingin kuliah ke luar negeri, Bahasa Inggris menjadi sesuatu yang lebih diutamakan duluan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dilakukan dengan dua kali pertemuan. Pada hari pertama diberikan pembagian kertas hafalan vocabullary serta mengajarkan anak-anak dengan mempraktekkan langsung ucapan dari setiap vocabullary yang diberikan untuk disetor hafalannya di pertemuan kedua. Kemudian pada hari kedua, perlombaan dilakukan serta pembagian hadiah bagi pemenang penghafal vocab terbaik.

Dalam teknisnya, pada perlombaan berlangsung setiap 3 anak yang berani tampil untuk menyetor hafalan duluan akan disetor sesuai urutan giliran kepada mahasiswa KKN. Hal ini dilakukan sampai tiga tahap sehingga dari keseluruhan anak-anak tersebut akan dinilai dan di pilih yang mana yang terbaik dan terbanyak dalam hafalannya.

Banyak manfaat dan pelajaran yang didapatkan dalam kegiatan ini, dimana kita dapat mengetahui sejauh mana proses pendidikan yang dilakukan oleh guru sekolah dasar dan sekolah menengah pertama kepada anak-anak di Desa Ranto Panyang. Memberikan pengalaman bagaimana proses pengajaran ucapan vocabullary yang baik serta semangatnya mereka dalam mengikuti lomba menghafal dan mempelajari bahasa tersebut. Selain mendapatkan respon yang positif juga membuahkan kenangan yang tak akan terlupakan dan tergantikan.

DBOJ9490

Gambar 1.1. Anak-anak yang Sedang Menyetor Hafalan

Peta Pintar Bencana

Oleh: Rindang Cahaya Kumala (1508107010023)

Peta Pintar Bencana

Gambar Peta Pintar Bencana Desa Ranto Panyang

Pengertian dari peta sendiri merupakan alat bantu yang utama untuk menjelaskan keadaan suatu wilayah dan untuk mencari informasi geografis. Peta desa merupakan salah satu unsur penting yang harus dimiliki oleh suatu wilayah atau pun daerah karena berhubungan dengan letak dan batas daerah tersebut dan agar mempermudah akses informasi wilayah desa.

Namun apa itu yang dikatakan Peta Pintar Bencana? Peta Pintar Bencana ialah peta yang didalamnya terdapat upaya yang dilakukan untuk mengurangi atau mencegah resiko dari bencana tersebut, baik itu melalui pembangunan fisik maupun peningkatan dan penyadaran kepada masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.

Terdapat beberapa pengetahuan dan informasi gambaran yang dapat kita lihat dari peta pintar bencana. Pada umumnya informasi pintar yang didapatkan dari peta tersebut berupa arah angin, titik evakuasi bencana, jalur evakuasi bencana, daerah rawan bencana dan daerah aman dari bencana.

Peta pintar bencana dari desa Ranto Panyang, merupakan contoh peta yang pintar terhadap bencana banjir. Bencana banjir yang rawan melanda desa tersebut dikarenakan lokasi dari desa itu sendiri berada pada tepi sungai dan terletak di dataran rendah. Bencana banjir ini biasa terjadi ketika sudah memasuki musim hujan deras.

Dapat kita perhatikan dari peta pintar tersebut dimana daerah rawan banjir nya cukup luas dan mengenai beberapa rumah dari warga desa. Hampir dari seluruh jalur evakuasi terkena dari bencana, namun lokasi dari titik evakuasi bencana yang berada di daerah aman dari banjir masih dapat dilalui dari jalur evakuasi tersebut.

SOSIALISASI PEMBUATAN SABUN CAIR CUCI PIRING DI DESA RANTO PANYANG

Oleh : Nadya Bilqis

IMG_20190125_145807 (2)

Gambar 1.1 Saat sosialisasi pembuatan sabun cuci piring di desa Ranto Panyang

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Saya Nadya Bilqis dari kelompok AJ-048 desa Ranto Panyang akan menceritakan tentangan pengalaman saya saat melakukan program tambahan (permintaan warga desa Ranto Panyang) yaitu “Sosialisasi Pembuatan Sabun Cuci Piring di desa Ranto Panyang”. Program ini dilaksanakan pada hari Senin (21/1/2019) di halaman rumah Geuchik desa Ranto Panyang yang diikuti oleh ibu-ibu yang berasal dari 3 dusun yaitu Alue Raya, Alue Lingkang dan Alue Guha. Ibu-ibu desa Ranto Panyang sangat antusias saat saya mengajarkan ibu-ibu membuat program ini. Saat pelaksaan program teman-teman KKN AJ-048 membantu saya.

Bahan-bahan sabun yang digunakan yaitu texapon, NaCl, natrium sulfat (Na2SO4), pewarna, dan pewangi yaitu ekstrak jeruk nipis. Untuk pembuatan sabun pertama-tama campurkan texapon dengan NaCl ditambahkan sedikit air lalu dicampur hingga merata. Kemudian diwadah terpisah campurkan air dengan natrium sulfat hingga natrium sulfat larut dalam air. Setelah itu campurkan kedua larutan kedalam satu wadah dan diaduk. Lalu tambahkan sedikit demi sedikit air. Pada wadah terpisah larutkan pewarna hingga larut dan merata. Kemudian tambahkan larutan pewarna, pewangi yaitu ekstrak jeruk nipis, air sebanyak 16 liter dan diamkan sabun selama beberapa jam hingga busa menghilang. Setelah itu sabun cuci piring dapat dikemas dan dibagikan. Saat saya melakukan sosialisasi ibu-ibu desa Ranto Panyang sangat antusias dengan mencatat langkah-langkah dari pembuatan sabun cuci piring dan ibu-ibu banyak bertanya mengenai bahan-bahan yang digunakan.

SERAI PEMBASMI NYAMUK DAN AROMATERAPI

Oleh : Nadya Bilqis (1504103010069)

IMG_20190114_175328_HDR

IMG_20190114_175351_HDR

Gambar 1.1  Pembagian produk obat nyamuk dari serai

Assalamualaikum Wr. Wb.

Saya Nadya Bilqis dari kelompok AJ-048 desa Ranto Panyang akan menceritakan tentangan pengalaman saya saat melakukan program kerja utama saya yaitu “Pembuatan Obat Nyamuk dari Serai”, program ini dilaksanakan pada hari Senin (14/1/2019) di rumah Geuchik desa Ranto Panyang yang diikuti oleh ibu-ibu yang berasal dari 3 dusun yaitu dusun Alue Raya, Alue Lingkang dan Alue Guha. Ibu-ibu desa Ranto Panyang sangat antusias saat saya mengajarkan ibu-ibu membuat program ini.

Program ini dilakukan karena sebelum KKN berlangsung saya dan teman-teman AJ-048 melakukan survey ke desa Ranto Payang terlebih dahulu. Saat survey saya melihat terdapat banyak tanaman serai di desa Ranto Panyang, akan tetapi serai-serai tersebut hanya dimanfaatkan sebagai salah satu bahan untuk memasak dan banyak terdapat tanaman serai yang layu karena tidak dimanfaatkan. Maka dari itu saya berinisiatif untuk mengolah serai menjadi obat nyamuk sehingga dapat bernilai guna yang tinggi dan pada serai terdapat kandungan sitronelal dan geraniol yang tidak disukai nyamuk.

IMG_20190114_173444

Gambar 1.2 Saat menjelaskan cara membuat obat nyamuk dari tanaman serai

Dalam pembuatan obat nyamuk dari serai terdapat bebarapa bahan yang terlebih dahulu harus disiapkan yaitu daun dan batang serai, pisau atau gunting, talenan, saringan, wadah perendaman serai, penyemprot (sprayer) dan air. Berikut langkah-langkah pembuatan obat nyamuk dari serai :

  1. Ambil dan potong serai
  2. Cuci bersih serai
  3. Potong kecil-kecil daun dan batang serai
  4. Rendam potongan serai tersebut dengan air secukupnya selama 24 jam (1 malam) dalam wadah perendaman yang tertutup
  5. Saring hasil rendaman untuk diambil airnya
  6. Tuangkan air hasil rendaman yang sudah disaring kedalam botol penyemprot (sprayer)

Untuk cara pemakaian, yaitu :

  1. Air ekstrak serai dimasukkan ke dalam botol penyemprot (sprayer) atau dapat menggunkaan botol bekas parfum dan sejenisnya (pastikan botol tersebut steril)
  2. Semprotkan pada ruangan yang diinginkan, setelah itu ruangan ditutup selama ±15 menit
  3. Ruangan siap untuk dipakai.

SOSIALISASI SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK KEPADA ANAK-ANAK SEDARI DINI

Oleh : Nadya Bilqis (1504103010069)

Assalamualaikum Wr. Wb.

Saya Nadya Bilqis dari kelompok AJ-048 desa Ranto Panyang  akan menceritakan tentangan pengalaman saya saat melakukan program penunjang saya yaitu “Sosialisasi Sampah Organik dan Anorganik”. Program ini dilaksanakan pada hari Minggu (20/1/2019) di kantor desa yang diikuti oleh anak-anak SD dan SMP desa Ranto Panyang. Anak-anak desa Ranto Panyang memiliki kaingintahuan yang tinggi, akan tetapi sangat disayangkan anak-anak masih banyak yang kurang mengerti cara membedakan sampah organik dan anorganik.

IMG-20190215-WA0011

Gambar 1.1  Saat sosialisasi sampah organik dan anorganik sedari dini

 

Program ini dilakukan agar anak-anak desa Ranto Panyang sedari dini dapat memilah sampah dan mengurangi penggunaan sampah anorganik. Sampah anorganik adalah sampah yang tidak dapat membusuk atau membutuhkan bahan lain untuk mengolahnya, contohnya botol-botol, plastik, kaleng, kaca dan lainnya. Sedangkan sampah organik adalah sampah yang mudah membusuk atau dapat terurai dengan sendirinya, contohnya daging, sayuran, buah, daun kering, ranting pohon dan kotoran hewan. Saat dilakukannya sosialisasi saya menunjukkan berupa video yang menarik dapat mudah dipahami oleh anak-anak. Saat melihat video tentang perbedaan sampah organik dan anorganik serta bahaya yang ditimbulkan apabila terlalu banyak digunakan anak-anak desa Ranto Panyang mulai memilah sampah dengan benar dan mengurangi penggunaan sampah anorganik.