M. Khalidi

Praktek Cara Dribble Bola Oleh M. Khalidi
Praktek Cara Dribble Bola Oleh M. Khalidi
Praktek Pemasangan Bendera Oleh M. Khalidi
Praktek Pemasangan Bendera Oleh M. Khalidi
  1. Kegiatan Penunjang 1
  2. Bidang Kegiatan yang dipilih “Mengajari Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan Pelaksanaan Upacara Bendera”

Kegiatan yang dipilih adalah mengajari peraturan baris-berbaris dan pelaksanaan upacara bendera. Peraturan baris-berbaris merupakan suatu hal dasar yang perlu diketahui oleh siswa-siswi Sekolah Dasar untuk menciptakan pelaksanaan Upacara Bendera sesuai aturan yang telah ditentukan.

  1. Maksud, Tujuan dan Sasaran yang Ingin Dicapai
  • Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk membiasakan dan mengasah potensi siswa/siswi SD dalam hal pelaksanaan upacara yang dilaksanakan di sekolah.

  • Sasaran

Yang menjadi sasaran pada kegiatan ini adalah siswa/siswi SDN 1 Darul Hikmah khususnya kelas VI.

  1. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

          Kegiatan Mengajari Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan Pelaksanaan Upacara Bendera ini dilakukan oleh M Khalidi sebagai pemimpin pelaksanaan kegiatan dan bertanggung jawab penuh baik secara ilmiah maupun operasional. Kegiatan ini dibantu oleh M Fauzan Rizky, M Zawir Ghivary dan Yudha Putra Utama selaku pendukung. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 1 kali yaitu pada:

Hari                              : Sabtu

Tanggal                         : 19 Januari 2019

Pukul                            : 11.30-12.30 WIB

Tempat                         : SDN 1 Darul Hikmah

Hasil yang dicapai dari kegiatan Pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan Pelaksanaan Upacara Bendera adalah anak-anak SDN 1 Darul Hikmah sangat antusias terhadap kegiatan tersebut karena dapat memahami cara baris-berbaris dan dapat melaksanakan upacara bendera dengan benar.

  1. Faktor Pendukung dan Penghambat
  • Faktor Pendukung
  1. Antusias anak-anak yang tinggi terhadap kegiatan Pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan Pelaksanaan Upacara Bendera.
  2. Kerjasama dari seluruh anggota kelompok KKN AJ057 yang membantu kegiatan ini sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.
  • Faktor Penghambat
  1. Kurangnya keberanian anak-anak dalam melaksanakan upacara bendera.

 

  1. Kegiatan Penunjang 2
  2. Bidang Kegiatan yang dipilih “Mengajari Teknik Dasar Pelatihan Sepakbola kepada anak-anak SD”

Kegiatan yang dipilih adalah membuat pelatihan sepak bola. Sepak bola merupakan salah satu olahraga yang sangat disukai oleh laki-laki, sehingga saya memilih kegiatan ini untuk program penunjang saya.

  1. Maksud, Tujuan dan Sasaran yang Ingin Dicapai

Kegiatan pelatihan teknik dasar sepak bola ini adalah cara untuk mengasah bakat atau potensi anak-anak SD dalam berolahraga dan untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga. Kegiatan pelatihan sepak bola ini dilaksanakan di halaman SDN 1 Darul Hikmah kepada anak laki-laki kelas 5.

  1. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

Kegiatan Mengajari Teknik Dasar Pelatihan Sepakbola kepada anak-anak SD ini dilakukan oleh M Khalidi sebagai pemimpin pelaksanaan kegiatan dan bertanggung jawab penuh baik secara ilmiah maupun operasional. Kegiatan ini dibantu oleh M Fauzan Rizky, M Zawir Ghivary dan Yudha Putra Utama selaku pendukung. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 1 kali yaitu pada:

Hari                              : Rabu

Tanggal                         : 16 Januari 2019

Pukul                            : 08.30-10.00 WIB

Tempat                         : SDN 1 Darul Hikmah

Hasil yang dicapai dari kegiatan pelatihan sepak bola adalah anak-anak SDN 1 Darul Hikmah sangat antusias terhadap kegiatan tersebut karena dapat memahami cara berolahraga dengan benar dan mengetahui teknik dasar bermain bola bukan sekedar main-main akan tetapi juga untuk kesehatan.

 

  1. Faktor Pendukung dan Penghambat
  • Faktor Pendukung
  1. Antusias anak-anak yang tinggi terhadap kegiatan pelatihan olahraga sepak bola ini.
  2. Kerjasama dari seluruh anggota kelompok KKN AJ057 yang membantu kegiatan ini sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.
  • Faktor Penghambat
  1. Tidak tersedianya lapangan yang memadai untuk sepak bola, sehingga anak-anak kurang leluasa karna tempat yang digunakan tidak luas layaknya lapangan bola yang sebenarnya.